Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Painan—Kasak-kusuk mengenai pesan singkat (SMS) yang berisi kunci jawaban soal Ujian Nasional (UN) di kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) tak diacuhkan siswa. Siswa mulai cerdas menyikapi hal itu. Dinas Pendidikan (Disdik) Pessel memperkuat, tidak mungkin ada kebocoran soal dengan sistem pendistribusian soal tersebut.

Sejumlah siswa peserta UN mulai cerdas menyikapi hal itu. Siswa cenderung tidak lagi mempercayai kunci jawaban yang tidak pernah terbukti kebenarannya seratus persen itu. Darmawan, siswa kelas XII Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Painan menuturkan, dia lebih memilih mengerjakan soal dengan kemampuannya sendiri daripada mempercayai kunci jawaban yang belum tentu benar. Lanjut Baca »

Painan—Manajemen pengelolaan sekolah di kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) perlu perbaikan. Mulai dari SD sampai SMA, manajemen sekolah di kabupaten tersebut perlu dibenahi.

Hal itu diakui Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Kadiknas) Pessel Dian Wijaya. Menurutnya, sekolah di Pessel saat ini masih perlu perbaikan. Mulai dari fisik, personal, administrasi dan keuangan serta kelas. Saat ini, di awal jabatannya, ia tengah memacu sekolah-sekolah untuk membenahi manajemen fisik dan personal. “Dari dua poin itu saja, dibanding dengan daerah lain yang kualitas pendidikannya sudah maju, kita masih kalah jauh. Makanya, sedari sekarang kita benahi secara bertahap,” ujarnya, Jumat (24/4). Lanjut Baca »

UN di RUMAH

UN di RUMAH

UN di RUMAH


UN di Rumah – Fadli Agung Gunawan siswa SMA 2 Painan terlihat mengikuti UN susulan di rumahnya di Kapuah Kecamatan Koto XI Tarusan Pessel pada Senin (27/4). Ia mengalami kecelakaan lalu lintas 16 April 2009. Fadli sebelumnya  menjalani rawat inap di RS M Djamil akibat patah tulang dada serta tangan. Terlihat, Kadisdik Pessel Dian Wijaya (baju biru gelap) didampingi Kepsek SMA 2 Painan Al Zukhri Ahmad (baju PNS) memberikan motivasi dan semangat kepada Fadli yang didampingi orang tuanya. Foto Antara-Sumbar.com

Pessel – Tiga pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti Ujian Nasional (UN) di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumbar, dikarenakan kecelakaan lalu lintas dan sakit demam.

“Tiga pelajar SMA kita terpaksa melakukan UN susulan dikarenakan sakit parah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pessel Dian Wijaya, Senin (27/4).

Ia menyebutkan, sakit yang diderita ke tiga pelajar beragam, satu sakit demam dan dua lainnya kecelakaan lalu lintas sebelum UN berlangsung. Lanjut Baca »

Pessel - Sepuluh pelajar Sekolah Dasar Negeri (SDN) asal sejumlah SDN di Pessel, diterima tanpa tes menjadi siswa SMPN 1 Painan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumbar.

Ke sepuluh murid tersebut merupakan pemenang sepuluh besar pada lomba MIPA tingkat SD se Pessel yang digelar pihak SMPN 1 Painan, baru – baru ini. Lanjut Baca »

Pessel - Ilham Firdaus, murid SDN 05 Salido Kecil raih juara I dalam lomba MIPA se Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) yang diadakan SMPN 1 Painan.

Murid sekolah dasar negeri berlokasi di Nagari Tambang Kecamatan IV Jurai tadi tak cuma mengharumkan nama baik sekolah, ia juga resmi diterima tanpa tes menjadi siswa SMPN 1 Painan pada tahun ajaran baru mendatang.

“Prestasi gemilang diraih Ilham sebagai juara I MIPA, membuat kita menambah hadiah yakni diterima sebagai siswa SMPN 1 Painan pada tahun ajaran baru mendatang tanpa tes masuk ,” kata Kepala Sekolah SMPN 1 Painan, Erman Ahmad, Senin (27/4). Lanjut Baca »

Pessel - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar menjadwalkan traning centre (TC) alias pelaksanaan pelatihan khusus kepada seluruh peserta olimpiade Sains tingkat Sumbar.

“Pemkab jelas menjadwalkan TC khusus kepada seluruh pelajar yang ikut bertarung ke Olimpiade Sains tingkat Sumbar, karena keikutsertaan mereka membawa nama daerah,” kata Bupati Pessel Nasrul Abit, Jumat (24/4).

Menurutnya, lokasi pelaksanaan TC khusus masih dalam pembicaraan, karena pihak pemkab masih menunggu data akurat dari masing-masing sekolah terkait dana dibutuhkan dalam pelaksanaan TC. Lanjut Baca »

TERANCAM HANYUT

TERANCAM HANYUT

TERANCAM HANYUT – SDN 20 Jalamu Batang Kapas terancam hanyut dihantam arus sungai batang jalamu yang mengalir dibelakang bangunan. Jarak bibir sungai dengan dinding bangunan SD hanya tinggal 5 meter. Terlihat Kadisdik Pessel Dian Wijaya didampingi Kepsek SDN 20 Jalamu Nofridalni kala meninjau lokasi pada Kamis 23/4/09. (*)

Pessel – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 20 Jalamu Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar terancam hanyut dihantam keganasan arus sungai Batang Jalamu Pessel.

Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 20 Jalamu Nofridalni mengatakan, satu unit bangunan kelas justru sudah ambruk duluan dihantam arus sungai pada Maret 2009 lalu.

“Alhasil, sekolah terpaksa menyediakan ruang kelas sementara bagi siswa yang lokalnya roboh dan hanyut tersebut,” katanya, Kamis (23/4). Lanjut Baca »

Pessel - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar menjadwalkan traning centre (TC) alias pelaksanaan pelatihan khusus kepada seluruh peserta olimpiade Sains tingkat Sumbar.

“Pemkab jelas menjadwalkan TC khusus kepada seluruh pelajar yang ikut bertarung ke Olimpiade Sains tingkat Sumbar, karena keikutsertaan mereka membawa nama daerah,” kata Bupati Pessel Nasrul Abit, Jumat (24/4). Lanjut Baca »

Tulisan Sebelumnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.