Pessel – Tiga pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti Ujian Nasional (UN) di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumbar, dikarenakan kecelakaan lalu lintas dan sakit demam.
“Tiga pelajar SMA kita terpaksa melakukan UN susulan dikarenakan sakit parah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pessel Dian Wijaya, Senin (27/4).
Ia menyebutkan, sakit yang diderita ke tiga pelajar beragam, satu sakit demam dan dua lainnya kecelakaan lalu lintas sebelum UN berlangsung.
Mereka yang mengikuti UN susulan tersebut di antaranya, 1 siswa SMA 2 Painan , 1 siswa SMK Plus Budi Dharma Lumpo dan 1 siswa MAN Linggo Sari Baganti.
Dari ke tiga pelajar, Fadli Agung Gunawan siswa SMA 2 Painan yang terparah kondisinya. Ia mengalami kecelakaan lalu lintas 16 April 2009.
Fadli tidak bisa mengikuti UN pada 20 April 2009, karena menjalani rawat inap di RS M Djamil akibat patah tulang dada serta tangan.
Tak pelak, ia terpaksa mengikuti UN di rumahnya di daerah Kapuah Kecamatan Koto XI Tarusan dengan pengawasan pihak sekolah serta tim dari pihak berwajib setempat.
“Jadi kondisi fisik yang sakit, bukan merupakan sebuah halangan untuk tidak mengikuti UN. Asal punya surat keterangan lengkap dari pihak dokter dan rumah sakit, bisa mengikuti UN susulan,” katanya.
UN di rumah juga diberikan ke siswa MAN Linggo Sari Baganti. Kondisi pisiknya nyaris sama dengan Fadli, karena juga mengalami kecelakaan lalu lintas sepulang UN pada hari Senin 20 April 2009.
“Siswa SMK Plus Budi Dharma Lumpo, UN di Padang. Sebab ia sudah sembuh dari sakit demam dideritanya,” katanya.
Menyoal materi UN yang diberikan, tetap sama dengan pelajar SMA lain. Begitu juga dengan lama waktu dan hari ujian (lima hari). (ANT)